Hari ke-1 · Surah Al-Fatihah

Tadabbur Al-Fatihah 1–7

Al-Fatihah disebut Induk Kitab karena memuat pokok ajaran Islam: mengesakan Allah pada penciptaan, pada ibadah, serta pada nama dan sifat-Nya, sekaligus menegaskan Islam sebagai satu-satunya jalan hidup yang lurus.

Surah ini dinamakan dengan Al-Fatihah karena pembuka dari Al-Qu’ran yang terdiri dari 114 surah. Selain dari Al-Fatihah, surah ini juga dinamakan dengan Ummul Kitab, yakni Induk Kitab. Penamaan tersebut mengandung arti yang sangat dalam, karena dalam surah ini tercantum pokok-pokok ajaran Islam, yakni:

  1. Akidah tauhid atau keimanan, dan;
  2. Syari’ah (sistem hidup) Islam.

Tauhid berarti mengesakan Allah dalam tiga hal pokok :

Terkait dengan Syari’ah (sistem) Islam penekanannya terdapat pada ayat 6 dan 7, yang berarti Islam adalah satu-satunya sistem hidup yang lurus yang akan menyampaikan manusia kepada keridhaan Allah di dunia dan akhirat. Keridhaan Allah di dunia berupa keberkahan hidup dan kemudahan beribadah kepada-Nya. Keridhaan di akhirat berupa surga yang mengalir di bawahnya berbagai macam sungai dan berbagai fasilitas yang tidak tergambarkan kuantitasnya, kualitasnya dan keindahannya oleh pikiran manusia.

Sebab itu, Islam tidak boleh tercampur sedikitpun dengan ajaran lain, baik dari ajaran Yahudi yang dimurkai Allah, maupun dari ajaran agama Nasrani yang tersesat dari jalan Allah, sebagaimana yang tertuang pada ayat 7, karena Islam itu sempurna.

Memuat versi lengkapnya…