Hari ke-273 · Surah Fussilat Ayat 47-54
Tadabbur Fussilat 47–54
Waktu kiamat hanya diketahui Allah, manusia digambarkan tak pernah bosan meminta namun putus asa saat susah dan sombong saat lapang, dan tanda kebesaran Allah akan diperlihatkan di alam dan diri mereka.
- Tidak ada yang lepas dari pengetahuan Allah, dari buah yang keluar dari kelopaknya sampai kehamilan dan kelahiran, dan pada hari kiamat berhala berlepas diri dari penyembahnya.
- Manusia tidak bosan meminta harta dan kesehatan, berputus asa saat ditimpa kesulitan, lalu merasa layak dan sombong ketika diberi kekayaan.
- Kenikmatan dunia bisa membuat manusia ingkar pada hari kiamat sambil berangan-angan tetap mendapat kebaikan dari Allah bila kiamat benar terjadi.
- Orang sombong menjauhi Al-Qur'an tetapi banyak berdoa ketika kesulitan datang, padahal menolaknya sebagai pedoman hidup adalah penyimpangan yang jauh.
- Allah akan memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya di alam raya dan pada diri manusia sehingga jelas bahwa Al-Qur'an itu benar.
Ayat 47-54 menjelaskan empat hal berikut:
- Hanya Allah yang mengetahui kapan kiamat terjadi. Tidak ada sesuatu pun yang lepas dari pengetahuan Allah; buah-buahan keluar dari kelopaknya, wanita hamil dan melahirkan. Pada hari kiamat berhala-berhala berlepas diri dari kaum musyrik dan bahkan menghilang. Ketika itu mereka baru tahu tidak bisa lepas dari azab Allah.
- Manusia tidak bosan meminta harta, kesehatan dan sebagainya. Apabila ditimpa kesulitan, mereka berputus asa. Bila diberi kekayaan setelah melalui masa kesulitan, mereka sombong dan merasa layak mendapatkannya.
- Harta dan kenikmatan dunia bisa menyebabkan manusia kafir pada hari kiamat. Kalau terjadi kiamat, mereka yakin akan dapat kebaikan dari Allah. Inilah angan-angan yang mereka bangun dalam diri. Allah akan beritahu apa saja yang mereka lakukan pada hari kiamat nanti dan bagi mereka azab yang sangat keras.
- Al-Qur’an adalah nikmat Allah yang amat besar pada manusia. Orang yang sombong menjauhinya. Namun, saat menghadapi kesulitan, mereka banyak berdoa kepada Allah. Menolak Al-Qur’an sebagai sistem hidup adalah kesesatan dan penyimpangan yang jauh. Allah akan perlihatkan pada mereka tanda-tanda kebesaran-Nya di jagad raya dan dalam diri mereka sehingga jelas bagi mereka Al-Qur’an itu benar. Cukuplah Allah sebagai saksi. Sebenarnya kaum kafir itu ragu pada hari kiamat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Memuat versi lengkapnya…