Hari ke-282 · Surah Ad-Dukhan Ayat 40-59
Tadabbur Ad-Dukhan 40–59
Dua nasib dibandingkan pada hari keputusan, penghuni neraka yang memakan pohon Zaqqum berbanding orang bertakwa di negeri yang aman, lalu ditutup perintah bersabar dalam berdakwah.
- Di padang mahsyar tidak ada teman dekat yang dapat menolong kecuali orang yang mendapat rahmat Allah.
- Makanan penghuni neraka dari pohon Zaqqum mendidih di perut dan azab yang sangat panas disiramkan dari atas kepala mereka.
- Azab itu karena di dunia mereka merasa perkasa dan mulia serta meragukan akhirat beserta balasannya.
- Orang bertakwa berada di negeri yang aman dengan kebun dan mata air, berpakaian sutra, dan tidak lagi merasakan kematian setelah kematian pertama.
- Al-Qur'an ditegaskan dimudahkan dalam bahasa Arab agar menjadi pelajaran, dan Rasul diperintahkan bersabar karena kelak akan jelas siapa yang ditolong.
Ayat 40-59 dari surat Ad-Dukhan ini menjelaskan tiga hal berikut :
- Orang-orang kafir dan musyrik, akan diputuskan nasib mereka di padang mahsyar. Saat itu tidak ada lagi teman dekat yang dapat membantu dan tidak akan ditolong, kecuali orang yang mendapat rahmat Allah, karena Dia Mahaperkasa lagi Maha Penyayang. Makanan mereka mereka adalah dari pohon Zaqqum seperti cairan tembaga yang mendidih dalam perut seperti mendidihnya air panas. Kemudian dari atas kepala mereka disiramkan azab yang sangat panas. Semua azab itu diberikan Allah, karena mereka di dunia merasa perkasa lagi mulia. Mereka meragukan akhirat dan balasanya.
- Orang-orang yang bertaqwa masuk surga, negeri yang aman, dalam kebun-kebun dan mata berbagai air. Pakaian mereka sutera halus dan tebal dan duduk saling berhadap-hadapan. Allah jodohkan mereka dengan bidadari-bidadari yang bermata jeli. Mereka mendapatkan buah-buahan dalam keadaan aman. Mereka tidak merasakan kematian kecuali kematian pertama di dunia dan dijaga dari azab neraka. Semua itu adalah karunia dari Allah, Tuhan Pencipta. Masuk surga itu adalah kesuksesan yang maha besar (tanpa batas).
- Pada ayat 2 surat Ad-Dukhan ini dijelaskan Al-Qur’an itu amat jelas kandungannya, maka di akhir surat ini Allah tekankan lagi bahwa Al-Quran itu Allah mudahkan kepada Nabi saw. karena dengan bahasa Arab agar manusia mudah pula menjadikannya pelajaran. Sebab itu, Allah perintahkan Rasul saw. untuk sabar dalam berdakwah karena kaum kafir dan musyrik itu akan mengetahui siapa yang akan mendapatkan pertolongan Allah di akhirat nanti.
Memuat versi lengkapnya…