Hari ke-291 · Surah Muhammad Ayat 30-38
Tadabbur Muhammad 30–38
Perintah berjuang disebut sebagai ujian untuk memilah siapa yang sungguh-sungguh dan sabar, disertai peringatan agar amal kebaikan tidak dibatalkan sendiri, dan penegasan bahwa dunia hanya permainan.
- Rahasia hati orang munafik dapat diperlihatkan lewat tanda di wajah dan nada bicara mereka, sementara perintah berjuang menguji siapa yang benar-benar berjihad dan sabar dalam ketaatan.
- Orang kafir yang menghalangi jalan Allah dan menyakiti Rasul tidak merugikan Allah sedikit pun, tetapi nilai semua amal kebaikan mereka dibatalkan.
- Kaum mukmin diminta taat kepada Allah dan Rasul serta menjauhi perbuatan yang membatalkan amal, sebab orang yang mati dalam kekafiran tidak diampuni.
- Mereka juga diminta tidak rendah diri lalu mengajak damai pihak yang memerangi, karena mereka justru lebih unggul dan Allah bersama mereka.
- Kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau; kekikiran akibatnya kembali kepada diri sendiri, dan jika berpaling, akan diganti generasi lain yang berbeda watak.
Ayat 30-38 meneruskan tiga hal :
- Meneruskan penjelasan terkait kaum munafik sebelumnya. Allah sangat Kuasa memperlihatkan kepada Nabi Muhammad saw. rahasia dalam diri kaum munafik melalu tanda-tanda di wajah dan nada bicara mereka. Perintah Jihad (perang di jalan Allah) dan berbagai perintah lainnya, di antaranya bertujuan untuk menguji siapa yang benar-benar berjihad di jalan Allah dan sabar dalam ketaatan kepada-Nya.
- Orang-orang kafir menghalang-halangi orang lain dari jalan Allah dan menyakiti Rasul saw. setelah nyata bagi mereka kebenaran AlQur’an tidak akan memberikan kemudaratan bagi Allah sedikitpun dan Allah akan batalkan nilai semua amal kebaikan mereka. Oleh sebab itu, kamu mukmin dihimbau agar mentaati Allah dan Rasul saw. dan jangan sekali-kali bertingkah laku yang bisa membatalkan amal kebaikan seperti kaum kafir dan munafik. Allah tidak akan mengampuni orang yang mati dalam kekafiran. Sebab itu, kaum mukmin jangan merasa rendah diri sehingga mengajak kaum kafir yang memerangi mereka untuk berdamai. Padahal mereka adalah yang lebih unggul karena Allah bersama mereka dan membalas semua amal kebaikan mereka.
- Kehidupan dunia ini permainan dan senda gurau. Keimanan dan ketakwaan pada Allah kunci diterimanya semua amal kebaikan dan obat anti kikir berinfak di jalan Allah. Orang pelit, resiko kepelitan akan kembali kepada dirinya sendiri. Sedangkan Allah Mahakaya dan kitalah yang butuh kepada-Nya. Jika kita berpaling dari Islam, Allah akan ganti kita dengan generasi baru yang memiliki karakter berbeda dengan kita.
Memuat versi lengkapnya…