Hari ke-275: Tadabbur Surah Asy-Syura Ayat 16-31

Ayat 16-22 menjelaskan empat hal :

  1. Orang-orang yang membantah kebenaran Islam setelah Islam itu dianut manusia, maka bantahan tersebut tidak ada gunanya di sisi Allah. Allah murka kepada orang-orang yang membantah kebenaran agama-Nya (Islam) dan menyiapkan untuk mereka azab neraka yang amat pedih.
  2. Allah menurunkan Al-Quran membawa kebenaran (al-haq) dan sistem keadilan. Allah merahasiakan kapan kiamat itu terjadi dan bisa saja kiamat itu sudah dekat. Orang-orang kafir menantang agar kiamat itu segera terjadi. Adapun orang-orang beriman, mereka amat takut karena mengetahui dahsyatnya peristiwa kiamat itu. Orang yang membantah kebenaran hari kiamat itu, sungguh ia dalam kesesatan yang jauh. Namun demikian, Allah Mahalembut pada hamba-Nya. Dia memberi rezeki orang  yang dikehendaki-Nya. Sungguh Allah itu Mahakuat lagi Perkasa.
  3. Orang yang memiliki keinginan kuat pada keberhasilan akhirat, maka Allah akan tambah  keberhasilan ukhrawinya. Namun, orang yang  memiliki keinginan kuat pada keberhasilan dunia, maka Allah akan berikan padanya keberhasilan dunia, tapi di akhirat ia tidak akan mendapatkan apa-apa (ia merugi).
  4. Tuhan-tuhan yang mereka sembah itu tidak akan mampu membuat syariah (sistem) hidup bagi para penyembahnya.
  5. Allah tidak mengizinkan hal seperti itu. Kalau bukan karena Allah tetapkan penangguhan bagi mereka, pasti mereka sudah diazab di dunia ini. Orang-orang kafir dan musyrik itu kelak akan mendapatkan azab yang pedih di neraka. Mereka ketakutan atas azab yang menimpa mereka disebabkan penyimpan yang mereka lakukan di dunia. Sedangkan kaum mukmin yang bernama saleh, mereka di dalam taman-taman surga. Mereka mendapatkan apa saja yang mereka inginkan di sisi Tuhan Pencipta mereka. Itulah karunia Allah yang amat besar.

Ayat 23-31 menjelaskan hal-hal berikut :

  1. Surga yang dijelaskan ayat sebelumnya adalah berita gembira dari Allah untuk kaum  mukmin yang beramal saleh. Maka, dalam  berdakwah, tidak boleh mengharapkan imbalan duniawi. Karib kerabat harus diprioritaskan dalam berdakwah. Kebaikan yang dilakukan akan dibalas Allah jauh lebih baik lagi.
  2. Kaum kafir menuduh Rasul saw. berbohong terhadap Allah. Kalau Rasul saw. berbohong, pasti Allah kunci hatinya.
  3. Allah hendak melenyapkan kebatilan dan menegakkan kebenaran melalui Rasul saw. Allah Maha Mengetahui isi hati manusia. Dia menerima taubat  hamba-hamba-Nya, menghapuskan dosa-dosa, mengetahui apa saja yang mereka lakukan, mengabulkan doa-doa kaum mukmin yang beramal saleh dan menambahkan karunia-Nya kepada mereka. Sedangkan untuk orang-orang kafir itu azab yang sangat keras.
  4. Jika Allah lapangkan rezeki kepada semua  hamba-Nya, pasti mereka berbuat zalim. Sebab itu, Allah batasi sesuai kehendak-Nya, karena Dia Mahateliti dan Maha Melihat. Dia menurunkan hujan saat manusia berputus asa, menyebarkannya sebagai rahmat pada manusia. Dia Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.
  5. Di antara tanda kebesaran Allah ialah penciptaan langit, bumi dan makhluk melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dia berkuasa mengumpulkan manusia kapan saja. Bencana yang menimpa akibat perbuatan mereka sendiri dan Allah maafkan banyak dosa manusia. Orang-orang kafir tidak akan bisa melemahkan Allah di atas bumi ini. Mereka tidak akan dapat pelindung dan penolong selain Allah.

 

Tafsir Ibnu Katsir

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply