Hari ke-144: Tadabbur Surah Al-Hijr Ayat 71-99

Ayat 71- 77 meneruskan kisah sebelumnya, yaitu para penduduk kota Sodom memaksa berbuat sodomi dengan tamu Lut itu. Mereka bagaikan orang-orang sedang mabuk dan tidak peduli dengan dosa dan perasaan malu Nabi Lut. Pada saat mata hari terbit, mereka disambar petir. Lalu Allah jungkir balikkan negeri mereka dan mengirimkan hujan batu panas. Bagi kaum Mukmin yang dekat dengan Allah dan berharap kembali kepada-Nya, Peristiwa itu cukup sebagai bukti kekuasaan Allah.

Ayat 78-84 menjelaskan Allah juga telah hancurkan penduduk Aikah (negeri kaum Nabi Syuaib) dan penduduk Al-Hijr (Tsamud) yang sangat maju dalam bidang konstruksi. Karena kafir pada Allah dan rasul-Nya, mereka mengalami nasib yang sama dengan kaum Lut.

Ayat 85-90 menjelaskan, Allah menciptakan langit dan bumi itu dengan hak dan kiamat itu pasti. Rasul Saw. harus menjadi pemaaf dan rendah hati pada kaum Mukmin. Al-Qur’an jauh lebih besar dari kenikmatan dunia yang diraih kaum kafir. Rasul Saw. memberi peringatan bahaya prilaku Ahlul Kitab yang beriman kepada sebagian wahyu (Al-Kitab) dan kafir pada sebagaian yang lain.

Ayat 91-99 dari surat Al-Hijr ini menjelaskan Allah akan meminta pertanggung jawaban dari orang-orang yang menolak sebagian ayat Al-Qur’an dan menerima sebagiannya. Rasul Saw. diperintahkan untuk menghindar dari kaum yang memperolok-olok dakwahnya saat di Mekkah, memperbanyak bertasbih dan sujud. Allah akan melindunginya dari kaum musyrikin.

Sumber: Mushaf Tadabbur, Fathuddin Ja’far

 

Tafsir Ibnu Katsir

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply