Hari ke-182: Tadabbur Surah Al-Anbiya’ Ayat 102-112

Ayat 102-112 menjelaskan:

  1. Meneruskan ayat sebelumnya terkait kondisi kaum Mukmin di akhirat. Mereka tidak diperdengarkan gelegak api neraka, diberi apa saja yang mereka  inginkan, tidak merasakan dahsyatnya peristiwa kiamat dan mereka disambut para malaikat sambil berkata: inilah hari yang dijanjikan pada kalian.
  2. Peristiwa kiamat itu ialah saat bumi digulung Allah seperti menggulung lembaran catatan saja dan Allah akan kembalikan manusia hidup sebagaimana awal mereka diciptakan. Itu adalah janji Allah yang pasti.
  3. Allah telah menetapkan dalam Zabur, Taurat, Injil da Al-Qur’an bahwa surga itu akan diwariskan kepada hamba-hamba-Nya yang saleh. Semua itu menjadi jelas bagi kaum yang menyembah Allah dengan konsep tauhid.
  4. Tugas Rasul Saw. adalah membawa rahmat kepada semua alam. Allah melalui wahyu-Nya memerintahkan beliau agar mengajarkan tauhid kepada umatnya dan ibadah kepada Allah dengan cara yang diajarkan Islam. Kalau mereka tidak mau menerimanya, tugas Rasulullah Saw. selesai karena sudah menyampaikannya dengan terang. Rasulullah Saw. tidak mengetahui kapan persisnya kiamat itu terjadi. Sesungguhnya Allah mengetahui ucapan manusia yang keras ataupun yang disembunyikan. Sekiranya Rasul Saw. mengetahui kiamat, maka akan menjadi fitnah bagi umatnya. Nabi Muhammad Saw. hanya berkata: Ya Allah, putuskanlah perkara umat ini de-ngan hak. Engkau adalah Tuhan Pencipta kami, Maha Pengasih dan Maha Penolong.

 

Tafsir Ibnu Katsir

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply