Hari ke-184: Tadabbur Surah Al-Hajj Ayat 6-23

Ayat 6-10 masih meneruskan ayat sebelumnya dan Allah pasti merealisasikan peristiwa kiamat itu karena Dialah Allah Tuhan yang Hak. Dia pasti  menghidupkan orang-orang yang sudah mati dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Sungguh kiamat itu pasti datang dan Allah akan membangkitkan manusia yang sudah dikubur. Diantara manusia  membantah tentang  Allah tanpa ilmu, petunjuk dan kitab yang mencerahkan (wahyu) sambil memalingkan diri untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Orang-orang seperti itu akan hina di dunia dan di akhirat kelak akan Allah masukkan ke dalam azab neraka yang sangat  panas. Itulah balasan kejahatan yang mereka lakukan dan Allah sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba-Nya.

Ayat 11-13 menjelaskan sebagian manusia menaati Allah hanya berdasarkan yang mereka suka. Kalau mendapat kebaikan, tenanglah hatinya. Jika ditimpa keburukan, mereka menjauh dari Allah. Orang seperti ini merugi di dunia dan akhirat. Ia menyembah tuhan-tuhan yang tidak dapat memberi mudarat ataupun manfaat. Itulah kesesatan yang jauh. Tuhan yang diseru selain Allah tidak akan bisa menjadi penolong atau teman dekat di akhirat kelak.

Ayat 14 menjelaskan sesungguhnya Allah pasti memasukkan kaum Mukmin yang beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya berbagai sungai. Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki-Nya.

Ayat 15 menjelaskan orang-orang yang tidak percaya bahwa Allah menolong Muhammad Saw. di dunia dan akhirat lebih baik gantung diri saja. Apakah perbuatan itu akan berguna menghilangkan kebencian terhadap dakwah Rasul Saw.? Tentu tidak ada gunanya.

Ayat 16-23 menjelaskan:

  1. Allah turunkan Al-Qur’an itu dengan ayat-ayat-Nya yang jelas; lafaz dan maknanya. Sebab itu, Allah akan memberi petunjuk orang-orang yang meyakini dan mempelajarinya.
  2. Pada hari kiamat nanti Allah akan memutuskan dengan adil antara kaum Mukmin,  kaum Yahudi, Sabiin, Nasrani, Majusi dan kaum musyrik. Allah menyaksikan segala sesuatu yang dilakukan manusia, secara tersembunyi maupun yang nyata.
  3. Kenapa orang-orang kafir dan musyrik tidak mau beribadah hanya kepada Allah?
  4. Tidakkah mereka menyaksikan semua yang ada  di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang,  gunung, binatang melata dan banyak dari manusia yang bersujud dan tunduk kepada Allah? Banyak manusia yang pantas mendapatkan kesesatan. Siapa yang dihinakan Allah, tidak akan ada yang  dapat memuliakannya. Allah berbuat sesuai kehendak-Nya dan tidak satu pun dari makhluknya yang dapat menghambat-Nya.
  5. Akan tetapi ada sampai kiamat dua golongan yang berbantah tentang Allah, yakni golongan Mukmin dan golongan kafir, baik mereka dari kalangan Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasrani) maupun yang lainnya.
  6. Orang-orang kafir di akhirat nanti akan dibuatkan bagi mereka  pakaian dari api dan disiramkan dari atas kepala mereka air yang mendidih panasnya seperti  tembaga yang mendidih dan menghancurkan  semua isi perut dan kulit mereka. Mereka akan dipukuli dengan cambuk dari besi. Setiap kali hendak keluar dari kesengsaraan itu, mereka dikembalikan kepada kondisi semula agar merasakan azab yang terus menerus.

Kaum mukmin yang beramal saleh akan masuk surga yang mengalir di bawahnya berbagai sungai, diberi perhiasan emas dan mutiara. Pakaian mereka terbuat dari sutra. Melihat dahsyatnya azab neraka seperti yang dijelaskan pada poin 5 dan dahsyatnya balasan surga bagi kaum mukmin seperti yang dijelaskan pada poin 6, maka selayaknya kita fokuskan hidup kita untuk meraih surga.

 

Tafsir Ibnu Katsir

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply