Hari ke-222: Tadabbur Surah Al-Ankabut Ayat 15-23

Ayat 15-23 masih meneruskan kisah Nabi Nuh  dan diteruskan dengan Ibrahim dan Muhammad Saw. Allah selamatkan Nuh dan semua penumpang kapalnya. Allah jadikan peristiwa tersebut sebagai bukti kekuasaan-Nya dan kelemahan orang-orang yang kafir pada-Nya.  Nabi Ibrahim juga mengajak kaumnya untuk menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan tuhan-tuhan palsu yang diciptakan mereka sendiri. Faktanya, tuhan-tuhan tersebut tidak mampu memberi mereka rezeki. Nabi Ibrahim menyeru mereka agar mau mencari rezeki dari Allah, menyembah-Nya dan bersyukur pada-Nya. Namun, umatnya tetap saja menolak dan memerangi dakwah Ibrahim.

Sebab itu, Allah menghibur Nabi Muhammad saw. agar tidak bersedih menghadapi kaum kafir Quraisy yang memerangi dakwah beliau, karena para rasul Allah sebelumnya juga diperangi dengan cara yang sama, dan bahkan lebih dari itu. Tugas Rasul saw. hanya menyampaikan dakwah tauhid kepada segenap manusia. Kalau kaum kafir itu mau mempelajari bagaimana Allah memulai penciptaan manusia kemudian mengulanginya sampai kepada mereka dengan sangat mudah, mereka akan dapat memahami dakwah Rasulullah saw.  Allah kuasa  membangkitkan manusia yang sudah mati pada hari kebangkitan nanti. Allah akan mengazab dan merahmati orang yang dikehendaki-Nya dan kepada-Nya mereka dikembalikan.

Orang-orang kafir itu tidak akan mampu melemahkan kehendak Allah dan  tidak akan mendapat pelindung dan penolong selain Allah. Sebenarnya, orang-orang kafir pada Al-Qur’an  dan pertemuan dengan Allah ialah orang-orang yang berputus asa pada rahmat-Nya dan bagi mereka azab neraka di akhirat nanti.

 

Tafsir Ibnu Katsir

 

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply