Hari ke-245: Tadabbur Surah Fatir Ayat 12-30

Ayat 12-18 menjelaskan tiga hal penting:

  1. Meneruskan ayat sebelumnya terkait kekuasaan dan kebesaran Allah. Dua laut yang berbeda, yang satu airnya tawar dan enak diminum dan yang satu lagi asin. Dari keduanya Allah titipkan rezeki untuk manusia berupa berbagai jenis akan segar dan perhiasan yang dipakai manusia. Kapal-kapal yang berlabuh di atasnya sebagai untuk mencari karunia-Nya. Semoga manusia bisa bersyukur pada Allah. Allah juga yang menjadikan malam dan siang silih berganti, menundukkan matahari  dan bulan. Masing-masing beredar hingga  batas waktu yang ditentukan-Nya. Semua  itu Allah yang menicptakannya.
  2. Allah mengajak manusia memikirkan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran-Nya, kemudian tuhan-tuhan yang disembah selain-Nya.  Kekuasaan dan kebesaran-Nya sangat jelas dan dahsyat, sedangkan tuhan-tuhan yang diklaim manusia itu tidak memiliki kekuasaan dan kekuatan sekulit aripun. Sebab itu, orang yang  tidak memahami kekuasaan dan kebesaran  Allah itu sulit untuk mendengarkan kebenaran Al-Qur’an dan Islam, apalagi meyakini dan mengamalkannya. Padahal di akhirat nanti mereka mengingkari kemusyrikan tersebut. Allah Mahateliti dalam memberi tahu manusia. Sungguh  manusia sangat membutuhkan Allah. Allah  mampu melenyapkan mereka dan menggantinya dengan generasi baru. Semua itu mudah  saja bagi Allah.
  3. Allah menetapkan setiap manusia memikul dosa masing-masig dan tidak bisa dialihkan kepada orang lain kendati karib kerabat. Yang bisa memahami peringatan Rasul saw, itu ialah yang takut pada Allah dan menegakkan salat.

Ayat 19-30 menjelaskan tiga hal penting:

  1. Perumpamaan orang yang kafir kepada Allah, Rasulullah dan Al-Qur’an dengan yang  beriman padanya ialah seperti orang yang buta dengan yang melihat, gelap dengan cahaya, teduh dengan panas dan mati dengan hidup. Allah  yang  memberi  hidayah itu, sedangkan tugas Rasul saw. hanya menyampaikan berita gembira dan kabar takut. Setiap umat ada Rasul yang diutus Allah. Allah menimpakan azab kepada setiap umat yang ingkar pada-Nya.
  2. Di antara bukti kekuasaan dan kebesaran Allah, menurunkan air dari langit, lalu Dia keluarkan dari bumi buah-buahan yang beragam warnanya dan gunung-gunung yang bergaris putih, merah dan hitam pekat. Demikian pula manusia dan hewan ternak yang beragam warnanya. Sesunguhnya yang takut pada Allah itu ialah orang yang beriman yang mengetahui kebesaran Allah di alam semesta.
  3. Sungguh perniagaan dengan Allah tidak  akan merugi. Syaratnya, baca Al-Qur’an, tegakkan salat dan berinfak secara rutin. Allah pasti sempurnakan balasannya dan menambahkan karunia-Nya kepada yang melakukannya.

 

Tafsir Ibnu Katsir