Hari ke-271: Tadabbur Surah Fussilat Ayat 21-29

Ayat 21-29 meneruskan kisah sebelumnya terkait kesaksian penglihatan, pendengaran  dan kulit para musuh Allah saat mereka masuk nereka. Mereka memprotesnya. Lalu penglihatan, pendengaran dan kulit mereka menjawab: Allah menjadikan kami bisa berbicara sebagaimana makhluk lain bisa bicara. Dia menciptakan kalian pertama kali dan kepada-Nya kalian dikembalikan. Mereka tidak bisa lagi menghindar dari kesaksian anggota tubuh mereka sendiri. Mereka mengira Allah tidak tau banyak apa  yang mereka kerjakan. Akibatnya, mereka merugi. Sabar atau tidak, mereka akan tetap di  neraka dan tidak akan ditolong sedikitpun.

Musuh-Musuh Allah itu ialah orang yang kafir dan menyekutukan-Nya. Disebabkan kekufuran dan kemusyrikan itu, Allah jadikan setan-setan dari jin dan manusia sebagai teman dekat mereka. Setan-setan menghiaskan kekufuran  dan kemusyrikan itu terlihat baik dan indah bagi mereka. Mereka menjadi orang-orang merugi seperti kaum-kaum yang kafir sebelumnya.

Orang-orang kafir Qurasy mengajak manusia lain untuk tidak mendengarkan Al-Qur’an dan meremehkannya agar mereka menang menghadapi perkembangan Islam. Allah akan mengazab mereka dengan azab yang keras dan akan memasukkan mereka ke dalam neraka. Orang-orang yang kafir akibat tipu daya mereka akan meminta pada Allah untuk diberi kesempatan menginjak-injak para pembuat tipu daya itu  supaya mereka terhina.

 

Tasfsir Ibnu Katsir

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply